Showing posts with label Karya Mahasiswa. Show all posts
Showing posts with label Karya Mahasiswa. Show all posts

Wednesday, July 17, 2013

Mahasiswa Otomotif Kembangkan Alat yang Mengintegrasikan SIM ke Dalam Kendaraan Bermotor


Sesuai dengan UU No.22 Tahun 2009 Pasal 77 ayat (1), seluruh pengemudi kendaraan bermotor harus mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai dengan jenis kendaraannya. Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor. Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis Kendaraan Bermotor yang dikemudikan pelanggaran sim akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di jalan. Pelanggaran tersebut tidak hanya terjadi pada beberapa kota besar di indonesia saja, melainkan hampir terjadi secara merata di seluruh Indonesia.

Kepemilikan SIM menjadi salah satu faktor penyebab meningkatnya tingkat kecelakaan di Indonesia. Seseorang yang belum mampu mengendarai kendaraan dengan baik belum seharusnya dapat mengendarai kendaraannya. Ataupun seseorang yang memang tidak mengerti tentang peraturan lalu lalu lintas tidak menutup kemungkinan juga menjadi faktor penyebab kecelakaan lalu lintas.

Anak yang masih di bawah umur, orang yang sudah lanjut usia dan seorang yang belum memenuhi persyaratan untuk mendapatkan SIM sudah seharusnya belum dapat mengemudikan kendaraannya. Untuk dapat mengemudikan kendaraannya orang tersebut haruslah mendapatkan SIM terlebih dahulu, baik sepeda motor, mobil, ataupun angkutan umum lainnya.

Melihat dari hal – hal tersebut menggugah sekelompok mahasiswa yaitu Raditya Nugroho, Aan Yudianto, Anas Fatoni dari Prodi Pendidikan Teknik Otomotif dan Muhtar Lutfi Anshoridari Prodi Pendidikan Teknik Mekatronika dengan bimbingan dosen Bapak Bambang Sulistyo, M.Eng untuk mengembangkan sistem upaya penekanan pelanggaran penggunaan SIM dengan suatu alat yang bernama VIDLS (Vehivle Integrated Driving License System). Alat VIDLS menuntut para pegemudi mempunyai SIM untuk bisa menghidupkan kendaraanya sehingga diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan para pengemudi. Alat VIDLS memanfaatkan Bare Code yang terdapat pada SIM untuk bisa mendeteksi adanya Surat Izin Mengemudi. Mesin akan dapat hidup jika kelistrikan motor menyala ON dan input dari Bare Code terdeteksi.

Menurut Bapak Dwi dari polantas polda DIY bahwa alat tersebut apabila diimplementasikan dapat membantu menertibkan pengendara di jalan raya serta dapat dikembangkan lebih lanjut untuk fitur teknologi yang lebih baik kedepannya. Ini pun juga diamini oleh salah seorang tokoh masyarakat Yunus di daerah Bantul mengatakan bahwa ide ini bisa bagus dan bisa dikembangkan dengan bekerjasama dengan pihak kepolisian. Kedepan harapannya pengendara motor di Indonesia bisa tertib dalam berkendara di jalan raya dengan kelengkapan surat – surat yang lengkap serta berkompeten dalam berkendara sesuai aturan – aturan dan tata tertib berlalu lintas.

Categories:

Monday, November 12, 2012

Mobil Listrik EVO Generasi Ke-4


Tim Mobil Power Listrik (MPL) UNY berhasil membuat mobil listrik generasi ke-4 yang diberi nama Electric Vehicle Odyssey (EVO). Tim dari Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif FT UNY ini beranggotakan Onery Andi Saputra, Ahmad Yulianto, I Nyoman Agus Putra N, Wahyu Hidayat, Marda Eka H, Abri dan Yusron Mubarok dibawah bimbingan Bambang Sulistyo, S.Pd., M.Eng. Mobil ini akan disertakan dalam Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI IV) 2012 Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Bandung (POLBAN).

KMLI IV yang diselenggarakan pada tanggal 2-4 November 2012 ini berlangsung di arena sirkuit balap POLBAN dengan mengusung tema "Mobil Listrik Kendaraan Efisien dan Bebas Polusi". Dalam even ini akan dilombakan 5 kategori, yaitu uji tanjakan, uji kecepatan (Akselerasi), uji pengereman, adu balap, dan uji efisiensi. Kegiatan ini bertujuan untuk memicu kreatifitas mahasiswa dalam pengembangan penggunaan energi listrik dalam sistem transportasi sebagai pengganti bahan bakar fosil. Disamping itu, melalui kompetisi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan lingkungan bersih yang berkelanjutan.

Mobil listrik EVO memiliki dimensi lebar 125 cm, panjang 180 cm, dan tinggi 100 cm dengan berat 150 kg. Mobil tersebut menggunakan empat buah baterei 12 V, 40 Ah. Sumber penggerak yang digunakan yaitu dua buah dinamo DC tanpa sikat, dengan daya 4500 watt secara kontinyu dan secara sesaat dapat mencapai 5200 watt. Mobil ini memiliki kecepatan maksimum 60 km/jam dengan jarak tempuh 45 km. Mobil yang dibuat sejak bulan Januari 2012 ini telah mengalami empat kali pengembangan.

Sebagai langkah awal untuk mengenalkan kepada publik, mobil EVO sempat dipamerkan dalam rangka kegiatan perayaan 60 tahun hubungan kerjasama Indonesia-Jerman di GOR UNY. Kedepan, diharapkan mobil ini dapat terus dikembangkan dan dimodikasi agar dapat mencapai persyaratan standarisasi untuk produksi secara massal. (Bambang/aw).

Categories:

Tuesday, May 29, 2012

Lampu Motor dengan Sumber Tenaga Surya


Dalam Undang-Undang nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya memuat aturan untuk menyalakan lampu utama pada malam dan siang hari. Sebelumnya, light on di siang hari hanya dianjurkan, sekarang diwajibkan. Jika tidak menyalakan lampu utama di siang hari, akan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah). Namun, program tersebut juga mempunyai efek negatif yaitu meningkatnya kebutuhan konsumsi energi. Dampak lainnya akan membuat bohlam lampu cepat panas sehingga mudah putus dan tidak ramah lingkungan.

Berawal dari permasalahan tersebut, tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UNY yang mendapatkan hibah dana dari DIKTI bekerjasama dengan Bandar Jaya Motor di Jalan Solo KM. 12 Kalasan, Sleman menambah layanan baru yaitu pemasangan alat Automatic Headlamp Hybrid Technology (AHHT). AHHT adalah sistem penerangan dengan menggunakan sistem hybrid, yaitu penggunaan dua energi pada suatu sistem dengan memanfaatkan solar cellsebagai sumber (12 volt DC/60mA) dan LED 5mm sebagai sumber cahaya.

Solar cell atau panel surya adalah salah satu sumber listrik yang memanfaatkan tenaga matahari sebagai sumber energi untuk menghasilkan listrik. Solar cell dinilai merupakan energi yang tidak akan pernah habis. Alat AHHT ini juga sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap program pemerintah dalam rangka menuju program hemat energi dan ramah lingkungan.

Nova, salah satu anggota kelompok menjelaskan cara kerja AHHT ini berdasarkan sensor cahaya (LDR). “Ketika siang hari LDR akan mengirimkan signal kepada IC OP-AMP yang kemudian akan men-switch relay agar mode AHHT on.Relay adalah peralatan listrik yang berfungsi untuk membuka dan menutup sirkuit kelistrikan berdasarkan penerimaan signal tegangan,” jelasnya.

Bengkel Bandar Jaya Motor sendiri sebelumnya hanya melayani suku cadang, bengkel, dan variasi. Saat ini, bengkel tersebut juga melayani pemasangan alat AHHT untuk menghidupkan lampu utama pada siang hari (light on) guna mendukung program pemerintah.

“AHHT ini telah lulus pengujian di bengkel otomotif FT UNY dan bengkel Bandar Jaya. Uji coba produk tersebut dimulai dari bulan Maret dan terbukti alat ini sangat layak untuk digunakan oleh masyarakat,” tutur Nova. “Biaya yang dikenakan kepada masyarakat/pengendara adalah 99 ribu. Dengan harga yang terjangkau itu, pemilik motor dijamin mendapatkan layanan yang cepat, hemat, dan berkualitas sehingga tidak perlu khawatir atau takut boros aki (accumulator),” ujarnya.

“Bagi masyarakat yang tertarik dapat mengunjungi bengkel Bandar Jaya di Jalan Solo KM 12 atau dapat menghubungi pemilik bengkel tersebut, yaitu Bapak Widi dengan nomer 085325805307,” ucap Nova.
“Mudah-mudahan penerapan alat ini dapat meningkatkan safety riding dan meminimalisasi tingkat kecelakaan kendaraan bermotor yang prosentasenya sangat tinggi di Indonesia,” harap Nova. “Selain itu juga diharapkan dapat menghemat kebutuhan konsumsi energi serta memperpanjang umur aki. Dengan banyaknya manfaat dan keunggulan alat ini, semoga secepatnya dapat diterima masyarakat.” tutupnya.(haryo/nd)

Categories:

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Copyright © Seminar ontomotif | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑